sastra

Senin, 05 Maret 2012

Sketsa Jiwa


Sinar yang terbakar dalam relung jiwa
Membara bak mentari diatas bumi
Panas dan semakin panas

Menyaksikan senja yang tak lagi indah
Merasakan malam yang tak mampu memberi keindahannya
Dan rembulan marah karena bintang telah menjadi penghiat dalam buaian malam

Retak bintang pecah berkeping
Menangislah ia sempurna tak kembali
Berharap sempurna
Namun, sesal terlalu cepat menghampiri

Ah, aku pun ikut terhayut
Terikat dengan amarah batin
Membakar jiwa yang tak menentu

Sudahlah, aku tak peduli
Inilah aku dan sajakku
Mencari satu bahagia dalam jiwa
Walau, amarah …

                                                                        Rahmatsyah,05032012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar